Senin, Februari 09, 2009

arti sukses ^_^

Sukses itu Sederhana,

Sukses tidak ada hubungan dng menjadi Kaya Raya,
Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata Kiyosaki/Tung
Desemwaringin/The Secret,

Sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah ANDA!
Karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri…

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi
1ovum,
itu adalah sukses pertama Anda!

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan Anda kedua.
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1 di saat tiap menit
ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda
ketiga…
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas, di saat
46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat…

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org
mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima…

Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya.

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam
Sandler, “Family comes first”, begitu kata2 terakhir kepada anaknya
sebelum dia meninggal.

Saking sibuknya si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak
sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat
menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nyapun berantakan,
istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa
ayahnya.

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa
terus2an jadi Best Seller dng membuat sukses menjadi hal yg rumit dan
sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport mahal, jam
Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter,
punya istri cantik seperti Donald Trump, & resort mewah di Karibia…

Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dng sangat berkecukupan, saya rasa
sukses memiliki arti yang berbeda.

Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan
apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja.

Sukses sejati adalah hidup dng penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,
sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik
kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda
sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Yang Maha Kuasa, hidup baik,
tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati. Sukses itu tidak
lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan
kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima
sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan
penuh syukur.

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini
seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma
mampu makan warteg 1 kali sehari dng nasi setengah + sayur gratis +
tempegoreng.
Tapi ternyata dl nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan
ketika saya makan di restoran mewah di Amerika, toh…Saya pernah tidur
di kolong langit, beralaskan tanah & terpal, hujan kehujanan, & panas
kepanasan.Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja yah
bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang,
toh…Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km, pakai
baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya, datang kesekolah selalu
menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama saja toh
enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2 nyampe jg
ternyata.

Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, utk menikmati ruang
auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada utk mendengarkan musik,
ada utk home theater, dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk
mendengarkan musik saja harganya 400 juta, saya disuruh dengerin waktu
beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas &
petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya
bosan juga toh.
Sama aja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, yg speakernya
cuman Simbadda 100 rb…Pernahkah Anda menyadari ? Anda sebenarnya tidak
membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar, Anda
sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda. Ya, Anda mungkin harus kerja
siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit
selama 3 tahun.

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda
menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk
mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll…

Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,
Itu
sebabnya mengapa org pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang
bodoh…

Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau
membeli waktu Anda.

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara
ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar
Pak
Tung bs mencapai 100 juta!!!

Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan
sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike.

Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi
karena
produk tsb dipakai oleh siapa…

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan
bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dng merk sama
bila
kita jual harganya justru malah turun.

Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari
jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar
dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah
cuman
pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata…

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda
masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg
sangat berharga untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda,
memeluk hangat istri/kekasih Anda, mengatakan “I love you” kepada org2
yang anda cintai: orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda.

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi
Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal,
mungkin besok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain
bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit
Anda,
berkebun, bermain catur, atau berkaraoke ria..

(dikutip dari sebuah email,...)

Kekuatan Kick Andy show,….


Aku sangat suka nonton acara Kick Andy di metro tv setiap pekannya, setiap Jumat malam aku tunggu acara tersebut, kalaupun tidak bisa nontonnya, aku usahakan nonton siaran ulangnya setiap hari Ahad siang, dan setiap pekan aku selalu membuka website-nya, www.kickandy.com, karena dari web tersebut bisa diketahui apa topik yang akan diangkat pada kesempatan yang akan datang.

Banyak hal positif yang aku peroleh dari tontonan bermutu semacam Kick Andy, karena ide-idenya sangat brilliant, sangat memotivasi kita untuk berpikir dan berbuat lebih, lebih dan lebih baik lagi. Banyak hal yang aku peroleh dari tontonan semacam itu, karena because of Kick Andy, I am become smart become informed (kaya moto-nya metro tv ^_^)

Jujur, aku terkadang malu dan tersadar setelah nonton acara Kick Andy, karena tak jarang aku sangat kufur nikmat, tidak mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan padaku secara cuma-cuma. Di Kick Andy, sering ditampilkan orang-orang yang menurutku “kurang beruntung” karena kondisi fisiknya yang tidak sempurna, karena kemampuan finansialnya, tidak dapat mengenyam pendidikan dengan baik, kesulitan transportasi karena aksesibilitasnya, ataupun karena label lainnya, hingga kita mengecap mereka ”kurang beruntung”, namun ternyata aku salah besar,…!!!

Mereka justru orang-orang yang sangat hebat, karena dalam keterbatasan mereka telah berbuat nyata bagi hidup ini, bagi lingkungannya. Sebagai contoh ketika Andy F Noya menampilkan orang yang menyisihkan uangnya dari berjualan gordyn untuk membuka perpustakaan gratis bagi masyarakat sekitarnya, aku tercenung, apa yang sudah aku buat untuk lingkunganku, ternyata nihil, aku belum berbuat apapun, malah aku hanya mengeluh kekurangan finansial, mengeluh ini itu,..

Lalu ketika ditampilkan pasangan suami istri, yang mana sang istri masih tetap setia mendampingi sang suami yang karena kecelakaan dia menjadi cacat, wooow amazing banget,... Aku malu, bisakah aku sekuat sang istri, ketika didera cobaan yang sama? Alangkah malunya aku,.. betapa aku selama ini sangat kufur nikmat, kurang mensyukuri nikmat yang telah Kauberikan cuma-cuma.

Di lain kesempatan, ketika Kick Andy menampilkan tentang SD Muhammadiyah di Belitong sana (sebagai latar belakang lahirnya cerita Laskar Pelangi) dan beberapa sekolah yang tak layak dikatakan sekolah, lagi-lagi aku harus bersyukur bahwa aku sekolah sejak SD, SMP, SMA, hingga Universitas di tempat yang layak dan mudah ditempuh. Hingga aku tak perlu menyeberangi sungai untuk mencapainya, tidak perlu berjalan hingga berpuluh-puluh kilometer untuk menuntut ilmu. Padahal dulu sekali, aku sempat tidak bersyukur dengan berangan-angan betapa indahnya jika ada yang mengantarku dengan mobil, betapa indahnya jika aku diberi sepeda motor untuk mendukung keberangkatanku ke sekolah, aku pun berangan-angan betapa indahnya jika orang tuaku kaya dan memberikanku kesempatan les ini itu, seperti angan-anganku. Sekali lagi, aku salah besar,..!! Aku harus bersyukur pada karunia-Nya, hingga orang tua dan kakak-kakakku dapat menyekolahkanku hingga ke jenjang Universtitas, sementara orang tuaku hanya bersekolah sampai SR namun mereka sangat ingin anaknya maju, bersekolah hingga batas kemampuanku,....

Ya Allah, betapa sangat kurang ajarnya aku ini, betapa sangat kufur nikmat, atas limpahan rahmat dan anugerah yang telah Kau berikan, astaghfirullahal ’adziim,....
Untungnya ada acara semacam Kick Andy, ini menjadi semacam penyeimbang di anatara serbuan sinetron, infotainment (yang kadang menjadikan kita kufur nikmat, karena melihat kekayaan orang-orang di acara tersebut, berangan-angan seandainya kita sekaya mereka, tanpa mensyukuri apa yang sudah kita miliki sekarang,...).
Mungkin kita semua harus mengubah moto kita, apa yang sudah kita lakukan bagi lingkungan kita, apa kita sudah jadi orang yang bermanfaat bagi sesama,... Subhanallah, betapa kerdilnya kita ini di hadapan Yang Maha Kuasa,...
Sekarang aku mau buka website-nya Kick Andy lagi, membaca kebaikan apa lagi yang akan disebarkan oleh acara ini di masa yang akan datang,...????

Rabu, Februari 04, 2009

Panen kemudahan dari-Nya,...

Setengah tahun yang lalu aku sempat berburuk sangka pada Allah swt, mengapa begini, mengapa begitu,... Yaaah katanya itu sangat manusiawi, kenapa kita selalu menganggap Tuhan tidak adil pada kita.

Namun pada bulan Oktober 2008, harapanku untuk bisa pindah ke Yogyakarta dikabulkan, waaah betapa senangnya, SK alih tugasku turun 23 Oktober 2008.. Satu anugerah lagi telah diberikan-Nya tanpa syarat, padahal aku dulu sempat berpikir kenapa pengajuan pindahku kok rasanya sulit sekali dikabulkan.... dan sempat berpikir, yaah mungkin memang rejekiku di padang nih, tidak bisa pindah ke Jawa, namun ternyata Allah mengabulkan keinginan kami... Dan hingga akhirnya aku resmi melaksanakan tugas di Yogya per 1 Desember 2008.

Kemudian panen kemudahan muncul lagi, karena ternyata aku hanya terpisah dengan suamiku tercinta hanya 1 bulan, karena kemudian tanggal 2 Januari 2009, suamiku juga resmi melaksanakan tugas di Yogya, padahal awalnya katanya akan ditempatkan di Magelang atau Solo. Thanks God, ternyata suamiku malah ditugaskan di Yogya, jadi kita ngumpul lagi.

Ternyata panen anugerah dan kemudahan mulai kami petik satu persatu.
Lalu panen anugerah ini tidak selesai sampai disini, karena pada tanggal 13 Januari 2009 yang lalu aku mendapat pengumuman bahwa aku merupakan salah satu calon penerima beasiswa dari Bappenas tahun 2009, dengan jurusan Magister Administrasi Publik di Universitas Brawijaya dan salah satu universitas Jepang. Sekilas info, beasiswa ini kuperoleh setelah pada bulan Agustus – September 2008 aku mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL di Padang. Rangkaian tes ini telah kulalui 2 kali, yang pertama pada tahun 2006 yang lalu. Ketika tes pertama ini gagal, aku kemudian semangat belajar, terutama belajar TOEFL-nya, sampai-sampai aku ikut TOEFL Preparation Class di salah satu lembaga bahasa Padang juga English for Academic Purposes (EAP) di Pusdiklat Departemen Kehutanan. Aku semangat banget pengin dapet beasiswa, karena beberapa kawanku telah berangkat ke Luar Negeri, maupun sekolah di Dalam Negeri, aku sangat ingin seperti mereka,....

Sekarang 10 hari menjelang keberangkatanku ke Universitas Brawijaya Malang untuk English for Academic Purposes (EAP), denger-denger di akhir course ini semua diwajibkan mendapatkan score minimal 550. Fiuh, bisa nggak yaah? Score itu diwajibkan, untuk mendapatkan kesempatan studi ke Japan pada tahun kedua studiku. Wish me luck yaah, semoga dalam perjalanannya tidak ada aral rintangan yang berarti dan anugerah demi anugerah akan menghujaniku terus....

Dan satu lagi anugerah Allah swt padaku adalah ridho suamiku melepasku menuntut ilmu, padahal kami akan berpisah kurang lebih 2 tahun. Aku sangat beruntung menjadi istrinya, karena beliau selalu dan selalu meridhoi apapun yang kuperbuat, termasuk menuntu ilmu. Makasih honey, aku takkan menyia-nyiakan ridho dan kesempatan yang kau berikan,... By the way, suamiku malah udah request, katanya dia juga ingin ikut jika aku jadi berangkat ke Japan nanti, yaah minimal as tourist laah,...

Alhamdulillahi rabbil ’alamiiin, terimakasih Allah atas segala anugerah yang Kau berikan padaku dan keluarga kecilku ini,....

Nikmat mana yang kaudustakan,......